MARI BERMAIN LAYANG-LAYANG

Layang BebeanAh… kuno, kolot, jadul. Enggak ahh… menghabiskan waktu saja, bikin capek, kulit hitam, mata merah. Sorry ya…. tidak ada manfaatnya. Lho…. sekarang ini jaman IT bro!. Itulah sederet jawaban atau komentar anak-anak, anak muda, orang dewasa, orang tua yang merasa dirinya telah menjadi orang modern, saat ditanya tentang permainan layang-layang. Masih banyak lagi jawaban, yang terkesan tidak menghargai, bahkan meremehkan permainan layangan, yang merupakan tradisi dan warisan budaya dari nenek moyang, yang erat kaitan dengan Agama Hindu.

Permainan layangan sudah ada sejak 4000 SM, yaitu tergambar dalam lukisan di Gua Sugi Patani di Pulau Muna, Sulawesi Tenggara (Raden Ajeng Helmi Ginanti dalam Tokoh edisi 22-28 Juli 2013).

Continue reading

Advertisements

Leave a comment

Filed under Uncategorized

4 KELOMPOK CALEG (Bagian III)

Lanjutan dari 4 Kelompok Caleg (Bagian II)

Kita sering mendengar kata tokoh. Tokoh pun ada banyak macamnya, ada yang berkonotasi positif, seperti tokoh agama, tokoh puri, tokoh masyarakat, tokoh banjar, tokoh kritis, dan ada pula berkonotasi negatif, seperti  tokoh preman.

Masyarakat akan memberikan predikat tokoh kepada seseorang secara otomatis, tanpa diminta dan tanpa harus mendeklarasikan diri. Disadari atau tidak, dia akan menjadi figur sentral, yang menjadi pusat perhatian, sehingga akan dengan mudah mengajak, mempengaruhi dan mendapat dukungan masyarakat untuk melaksanakan ide-ide yang dimilikinya. Continue reading

Leave a comment

Filed under Politik

4 KELOMPOK CALEG (Bagian II)

IGM Darmaweda

“Caleg berkeringat”, adalah seorang kader parpol, yang umumnya telah menjadi anggota parpol tertentu bahkan menjadi pengurus suatu parpol, yang salah satu tugasnya untuk membesarkan parpol tempatnya bernaung. Telah menunjukkan kinerja serta eksistensinya di parpol, diakui oleh semua anggota parpolnya.

Sebagai kader partai politik,cenderung dididik dan dipersiapkan untuk memperjuangan hak-hak dan tujuan partainya di atas kepentingan orang banyak. Walaupun sering kita dengar, dalam berbagai argumentasinya mereka menyebutkan,  perjuangannya adalah demi kepentingan masyarakatbanyak.

Continue reading

Leave a comment

Filed under Uncategorized

4 KELOMPOK CALEG (Bagian I)

IGM Darmaweda

Tahun 2013 sering dikatakan tahun politik, karena satu tahun kemudian yaitu tahun 2014, akan diadakan pesta demokrasi yang disebut dengan  Pemilu (pemilihan umum), untuk memilih wakil rakyat di tingkat Kabupaten/Kota (DPRD TK II), Propinsi (DPRD TK I) dan Pusat (DPRRI) serta Perwakilan Daerah (DPD).

Pada tahun ini pula telah ditetapkan partai politik peserta Pemilu, yang akan bersaing untuk meraup suara dari masyarakat melalui para caleg masing-masing. Hal ini telah menimbulkan kesibukan para kader partai politik untuk memasang strategi dalam rangka memenangkan pesta demokrasi (pemilu) yang akan terselenggara tidak lama lagi.

Continue reading

Leave a comment

Filed under Uncategorized

PENGABENAN I MADE SUGIARTHA

UPACARA PENGABENAN MERTUAKU, I MADE SUGIARTA

ANGGARA WAGE PUJUT, 21 APRIL 2013

SOSOK MENDIANG

I Made SugiartaI Made Sugiarta adalah seorang Mangku Pura Dalem Kahyangan, Desa Mundeh Kangin-Tabanan. Beliau juga seorang kepala keluarga, dengan 5 orang anak (4 perempuan dan 1 laki-laki). Saya adalah salah satu menantunya, karena telah mengawini anak ke-4 nya, bernama Ni Ketut Elidarwathi, yang telah resmi menjadi istri sejak 10 Juli 1995, dan telah memberikan 2 orang anak, pertama : Anak Agung Bagus Pandji Guritna, lahir 17 April 1996, kedua : Anak Agung Ayu Tantri Pradnyan Dhari, lahir 18 Oktober 2001.

Beliau adalah seorang pengayom dan tulang punggung keluarga serta sebagai kepala keluarga yang sangat penyabar, penyayang, bijaksana, dan selalu memperhatikan kebutuhan anak-anaknya, baik kebutuhan materi maupun spiritual. Begitu juga kepada cucu-cucunya. Dia sangat menyayangi seluruh cucunya, tanpa membedakan-bedakannya. Hal ini telah menjadikan tauladan bagi seluruh anak, menantu, serta cucunya.

Continue reading

1 Comment

Filed under Uncategorized

TAMAN KANAK-KANAK EKA UTAMA

Jenjang pendidikan di Indonesia, dimulai dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Anak-anak yang mengikuti Pendidikan ini berusia antara 3-4 tahun (baca: Balita). Sesuai dengan usianya, yaitu usia bermain, maka pendidikan ini lebih banyak memberikan ruang dan waktu kepada mereka untuk berkumpul, bermain, berinteraksi, bekerjasama sesama anak seusianya.

Mengingat pada jaman modern seperti sekarang ini, terutama di perkotaan, sangat sulit-bahkan jarang mereka bisa berkumpul dengan anak-anak seusia untuk bermain. Begitu juga ruang yang dapat dipakai untuk bermainpun sangat langka. Masyarakat sendiri sudah tampak menyadari kondisi ini,  terlihat dari berkembang pesatnya lembaga-lembaga pendidikan bagi anak-anak usia balita seperti kelompok bermain (play group) dan Taman Kanak-kanak (TK), baik yang dikelola Pemerintah/Yayasan maupun berbagai Lembaga Keagamaan. Continue reading

Leave a comment

Filed under Pendidikan

ORANG BALI (Bagian V)

Sambungan dari ORANG BALI bagian IV

Saya sebagai Orang Bali, dari lahir, anak-anak, remaja, sampai dewasa tinggal di Bali, merasa biasa-biasa saja. Bahkan kadangkala muncul pertanyaan “benarkah pulau yang kami tempati pantas mendapat penghargaan dan predikat seperti itu?. Tidakkah berlebihan?. Jujurkah penilaian itu?. Bagian mananya yang dinailai?.”

Continue reading

1 Comment

Filed under Pribadi